Tuesday, August 13, 2013

Galau Dan Susah Tidur, Mana Yang Lebih Dulu?



Galau, penyakit generasi muda masa kini yang kadang jadi bahan bercanda, kadang jadi sungguhan. Seringkali membuat seseorang jadi susah tidur.

Eh, tapi tunggu dulu. Apa jangan-jangan sering tidur larut atau bahkan sering tidak tidur malam lah yang membuat kita galau? Mari kita cek di sini.

Galau, Menyebabkan Susah Tidur

Opini ini benar. Saat sedang banyak pikiran, gamang dan bimbang, otak kita menjadi lebih tegang dan hormon-hormon sedih meningkat. Kita menjadi seperti orang linglung yang tidak fokus.

Apalagi kalau galau ini masih berkelanjutan hingga esok harinya. Hal ini rawan terjadi pada wanita yang lebih sensitif dari pria.  Sulit untuk melupakan kejadian buruk hari ini. Menyebabkan mereka kurang tidur dan mungkin masih memikirkan kegalauan yang sama esok hari. 

Melewatkan Jam Tidur Menyebabkan (Makin) Galau

Statement ini juga benar. Anda yang cenderung susah melupakan sesuatu dan melampiaskan kegalauan pada hal-hal seperti menyibukkan diri, begadang dan sejenisnya, akan cenderung mudah galau atau makin galau.

Hal ini karena Anda bukan melalui kegalauan tersebut, melainkan merepresnya hingga ke dalam. Mungkin Anda bisa lupa sejenak, namun sedikit 'sentilan' akan membuat Anda terusik kembali.

Selain itu, bagi mereka yang sulit mengabaikan masalahnya, cenderung memikirkannya terlalu dalam. Akibatnya, pemikiran tersebut bercabang ke mana-mana dan membuatnya makin galau.

Jadi, Mana Yang Lebih Dulu?

Semuanya tergantung pada kebiasaan Anda. Orang yang membiasakan dirinya untuk tidur larut malam bahkan pagi hari, memiliki detoksifikasi dan metabolisme yang kurang baik. Hal ini menyebabkan Anda menjadi pemurung, pemarah dan sensitif.

Sedangkan Anda yang mudah galau, ada baiknya tidak selalu melihat ke sisi negatif dari sebuah persoalan. Salah atau benar dalam kehidupan adalah proses agar kita menjadi matang.

Bila Anda ingin menjadi manusia yang dewasa dan matang, yang harus Anda lakukan adalah melalui tiap cobaan dengan bijak. Jangan hanya dipikirkan terus menerus hingga menyisakan tanda tanya tanpa jawaban, yang menyita jam tidur Anda. 

Mulai sekarang tetap tidur tepat waktu. Istirahatkan pikiran Anda saat tidur, agar esok hari Anda bisa berpikir lebih jernih, baik untuk menemukan solusi maupun bersiap menghadapi tantangan hari ini.

No comments:

Post a Comment