Monday, August 12, 2013

Tips Membersihkan Miss V di Toilet Umum Untuk Mencegah Keputihan

Sebagai wanita, menjaga kebersihan daerah intim adalah hal yang sangat penting. Walaupun tempatnya tersembunyi dan tidak bisa dilihat orang lain, miss V tetap harus dijaga kebersihannya. Jika tidak, bakteri berbahaya bisa merusak kesehatan daerah intim Anda.



Sudah menjadi rahasia umum bahwa toilet umum di Indonesia kurang terjaga kebersihannya. Agak dilema dan enggan rasanya jika harus buang air kecil di toilet umum. Tapi yang namanya hasrat buang air kecil harus segela dilaksanakan, jika tidak justru bahaya.

Tapi gimana dong.. takut kena bakteri dan keputihan kalau pakai toilet umum. Pemakaian toilet umum (toilet duduk ataupun jongkok) sama-sama memiliki risiko penularan keputihan dan penularan bakteri, maka perhatikan hal-hal ini saat Anda memakai toilet umum.

  1. Selalu bawa tisu pembersih kewanitaan. Hanya pakai di saat darurat, misalnya saat memakai toilet umum. Pastikan dia selalu ada di tas Anda.
  2. Siram toilet sebelum Anda pakai. Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan penyakit, terlebih lagi jika orang sebelum Anda membawa bakteri yang bisa menular pada Anda (siapa yang tahu).
  3. Wanita yang memakai toilet duduk lebih rentan tertular keputihan atau bakteri berbahaya bagi organ intim. Lap dudukan toilet dengan tisu atau tisu pembersih kewanitaan sebelum Anda memakainya.
  4. Saat membasuh miss V, gunakan air dari private shower (shower kecil yang menyambung pada toilet) atau air yang mengalir dari keran. Akan lebih baik jika menggunakan tisu tanpa parfum atau tisu pembersih kewanitaan.
  5. Sebisa mungkin hindari menggunakan air di dalam bak atau ember sebagai pembasuh daerah kewanitaan, sebuah hasil penelitian yang ditulis dalam buku Seluk-Beluk Kesehatan Reproduksi Wanita oleh Dita Andira menunjukkan bahwa air yang ditampung dalam ember atau bak mengandung 70 persen jamur penyebab keputihan dan menyebabkan gatal pada miss V.

Agak repot memang, apalagi jika berhubungan dengan daerah intim. Lebih baik mencegah sebelum tertular kan? Semoga tips ini bermanfaat, silakan di-share :)

No comments:

Post a Comment